Bersama Komisi I, KPID Babel Goes To School di SMK PGRI Pangkalpinang

PANGKALPINANG – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), kembali melakukan Program KPID Goes To School. Kali ini berkolaborasi dengan Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Babel, Nico Plamonia Utama di SMK PGRI Pangkalpinang, bersamaan dengan Reses masa sidang I tahun Sidang ke IV, Senin (24/10/22).
KPID Goes To School dipimpin langsung oleh Ketua KPID Babel, Imam Ghozali S.Psi.,M.Si dengan turut hadir Wakil Ketua, Sonya Anggia Sukma S. Pd, Koorbid Kelembagaan Yudi Septiawan, Koorbid Pengawasan Isi Siaran Bagong Susanto, Staff KPID Babel, Kepala Sekretariat KPID Babel Refita Firliany, Lembaga Penyiaran Radio RRI Sungailiat dan IN Radio Babel.
Kehadiran KPID Babel dan Ketua Komisi 1 DPRD disambut langsung oleh Kepala Sekolah SMK PGRI Pangkalpinang, Wiwik Windasari S.S.,S.Pd beserta jajaran dan seluruh siswa siswi Kelas 12 dan Pengurus OSIS. Dibuka dengan mendengarkan musik tradisional yang disuguhkan oleh siswa/i SMK PGRI Pangkalpinang.
“Penguatan Literasi Digital disekolah menjadi suatu hal penting di era distrupsi Informasi dengan kekayaan informasi yang melimpah tak terkecuali kepada siswa siswi di SMK. Di era Modern ini waktunya memanfaatkan Media sebagai wadah untuk berkreasi, berinovasi tetapi harus bertanggung jawab, saring informasinya, baru share kan jika informasi tersebut benar,” ujar Wakil ketua Sonya Anggia Sukma dalam paparan materinya.
Lebih lanjut Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Babel, Nico Plamonia Utama berharap dengan adanya hubungan yang menguntungkan antara KPID dengan sekolah. Banyak nya bakat-bakat disekolah namun tidak diberikan panggung diradio dan televisi.
“Dengan adanya KPID bersama RRI dan lembaga penyiaran baik Televisi maupun radio baik swasta maupun negeri berharap ada ruang bagi kawan-kawan SMK untuk berekspresi dan jurusan yang ada bisa berkembang dengan sendirinya,” sebutnya
Sementara itu, Kepala sekolah SMK PGRI Pangkalpinang Wiwik Windasari mengatakan dengan adanya kegiatan ini bakat-bakat terpendam dapat tersalurkan dengan baik melalui kerjasama KPID dan dukungan pihak eksternal. (*)