Progres Pembangunan Gedung Perpustakaan di Basel Capai 58 Persen

BANGKA SELATAN – Pembangunan gedung perpustakaan Kabupaten Bangka Selatan masih dalam tahap pekerjaan. Proyek yang dikerjakan oleh PT Maharani Citra Persada Indonesia dengan pengawas PT Bhuana Marga Jaya, menggunakan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023, sebesar Rp 9.750.000.000,-.

Dari papan informasi pembangunan gedung perpustakaan Kabupaten Bangka Selatan ini mulai dikontrak sejak 27 Maret 2023, dengan masa pekerjaan 210 kalender. Untuk progres pembangunan gedung tersebut baru mencapai 58 persen.

“Progres 53 persen untuk saat ini. Rekanan berjanji akan semaksimal mungkin mengejar progres tepat waktu pelaksanaan,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Selatan, Sumadi di konfirmasi Mediaqu, Jumat (1/9/23).

Sementara itu, terkait dengan kendala selama dalam proses pelaksanaan pembangunan gedung perpustakaan dua lantai dengan luas sekitar 1200 m2. Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan ini menyebutkan tidak atau belum menemukan kendala selama dalam proses pekerjaannya.

“Sejauh ini tidak ada kendala. Perpustakaan ini nantinya menjadi bagian dari ruang terbuka untuk semua masyarakat. Harapanya perpustakaan ini menjadi stimulan bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan layanan perpustakaan, dan meningkatkan indeks literasi masyarakatnya,” tutup Sumadi.

Diberitakan sebelumnya, gedung perpustakaan daerah diproyeksikan selesai pada bulan Desember 2023 nanti. Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid usai peletakan batu pertama pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah di Komplek Perkantoran Terpadu setempat, Senin (15/5/2023).

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah hari ini kita sudah melaksanakan peletakan batu pertama. Artinya pembangunan gedung ini sudah dimulai dan ini salah satu program priotitas dengan dibangun gedung dua lantai dengan luas sekitar 1200 m2,” katanya.

Orang nomor satu di Negeri Junjung Besaoh ini mengharapkan setelah dilakukannya pembangunan perpustakaan daerah, yang representatif bagi seluruh masyarakat luas, dan bagi para pelajar di Kabupaten Bangka Selatan dapat meningkatkan kembali semangat literasi di daerah itu.

“Semoga keberadaan gedung perpustakaan dapat memberikan warna dan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar umumnya, dan bagi dunia pendidikan khususnya. Dan harapanya bisa menjadi benteng buat anak-anak kita, buat masa depan bangsa kita, terutama di dunia pendidikan,” tuturnya. (Suf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *