SPBU di Basel Dijaga Polisi

TOBOALI – Kapolres Bangka Selatan AKBP Joko Insnawan mengatakan, sebanyak 54 personel disiagakan di SPBU – SPBU yang berada di wilayah hukum Polres Bangka Selatan.

Pengamanan SPBU itu setelah pemerintah resmi mengumumkan kenaikan harga BBM dengan rincian Pertamax Turbo Rp15.900, Pertamax Rp 14.500, Pertalite Rp 10.000, Solar Subsidi Rp 6.800 Pertamina Dex Rp 17.400, Dexalite Rp 17.100.

“Pengamanan ini untuk memantau dan memonitor secara langsung agar keamanan dan ketertiban di SPBU berjalan aman dan kondusif,” kata Joko kepada Mediaqu, Sabtu (3/922).

Personel yang bertugas, kata Polisi perwira melatih dua ini juga untuk mengecek mobil tangki BBM pada saat mengisi atau mendistribusikan ke SPBU, mulai dari surat jalan atau delivery order apakah sesuai dengan yang harus diisikan ke tangki SPBU tersebut.

“Jadi anggota mengawasi sampai selesai, hal ini untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan saat pengisian BBM ke SPBU,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihaknya tidak segan – segan melakukan penegakan hukum bagi siapa saja yang melanggar, dan melakukan penyimpangan BBM. Sedangkan sampai saat ini, untuk wilayah Bangka Selatan ketersediaan BBM dalam kondisi aman.

“Untuk setiap SPBU, kami telah menerjunkan personel dari Polres maupun jajaran Polsek, ada 10 SPBU dan 1 APMS, sejauh ini masih relatif normal, tidak ada gejolak dan tidak ada penumpukan,” tutupnya. (Bim)


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *