Headline

Bayar Rp1,8 Juta per Bulan, Nasabah PNM Pangkalpinang Kaget Namanya Dicatat Nunggak

PANGKALPINANG, MEDIAQU.ID — Kasus dugaan penggelapan dana nasabah kembali mencuat di tubuh Permodalan Nasional Madani (PNM) cabang Pangkalpinang. Seorang nasabah bernama Rangga Setiawan mengaku menjadi korban penipuan oknum kolektor yang diduga menggelapkan setoran cicilan selama hampir dua tahun.

Rangga rutin membayar angsuran Rp1.815.000 per bulan untuk pinjaman Rp30 juta dengan tenor 24 bulan. Seharusnya saat ini hanya tersisa dua kali cicilan. Namun, dalam sistem PNM ia tercatat tidak pernah membayar selama 10 bulan, dan slip pembayaran yang ia terima diduga palsu.

“Setiap bulan saya bayar, ada bukti slip yang diberikan. Tapi setelah dicek ke kantor PNM, malah dibilang tidak pernah bayar. Saya benar-benar merasa ditipu,” kata Rangga saat memberikan keterangan di Sekretariat JMSI Bangka Belitung, Sabtu (27/9/2025).

Menurut keterangan Rangga, pihak PNM sebenarnya telah meminta Rio Adi Wibowo, kolektor yang diduga melakukan penggelapan untuk mengganti kerugian nasabah pada 2–9 September 2025, kemudian diperpanjang hingga 25 September. Namun, hingga kini tidak ada kejelasan terkait pengembalian dana tersebut.

Yang mengejutkan, bukannya diberi sanksi, Rio justru dipindahkan ke cabang Kecamatan Kelapa. Sementara Rangga sudah berulang kali mencoba menghubungi Rio melalui telepon dan WhatsApp, tetapi tidak pernah mendapat tanggapan.

“Kalau tidak ada penyelesaian jelas, saya akan laporkan secara hukum. Saya tidak mau kasus ini dibiarkan begitu saja,” tegas Rangga.

Baca juga  Melihat Program Makan Gratis dari Perspektif Bijak

Kasus ini menyoroti lemahnya pengawasan internal di tubuh PNM. Manipulasi data pembayaran nasabah dan dugaan penggelapan dana bisa menjadi preseden buruk bagi citra lembaga keuangan milik negara jika tidak ditangani serius.

Kepala Cabang PNM Pangkalpinang, Daniel, saat dikonfirmasi mengaku sudah tidak bertugas lagi di Bangka Belitung. “Saya sudah pindah tugas ke Sumut lima bulan yang lalu. Informasi ini saya teruskan ke pimpinan PNM Babel yang baru,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PNM cabang Pangkalpinang masih dalam proses memberikan klarifikasi. Sementara itu, Rio Adi Wibowo juga belum merespons konfirmasi dari media, meskipun pesan telah terkirim. (TIM JMSI)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!