Dokter Edwin dan Bang Rusi Survei Persiapan Operasi Katarak Gratis di Puskesmas Airgegas
BANGKA SELATAN– Upaya nyata untuk menanggulangi masalah kebutaan akibat katarak hadir di Kabupaten Bangka Selatan. Asian Moslem Charity Foundation (AMCF) bekerja sama dengan dokter spesialis mata, dr. Edwin Bayu Saputra, Sp.M., MA, dan tim survei, tengah melakukan persiapan intensif untuk menggelar bakti sosial (baksos) operasi katarak gratis di Puskesmas Airgegas.
Persiapan ini dilaksanakan pada Sabtu (6/4/2025), menandakan keseriusan dalam menyukseskan kegiatan yang dijadwalkan pada Sabtu, 3 Mei 2025 mendatang.
Baksos operasi katarak gratis ini menargetkan sebanyak 150 pasien yang berasal dari wilayah Bangka Selatan dan sekitarnya.
dr. Edwin Bayu Saputra, Sp.M., MA, yang turut serta dalam persiapan di Puskesmas Airgegas, menyampaikan antusiasmenya terhadap kegiatan ini.
Beliau menekankan pentingnya deteksi dini dan penanganan katarak yang tepat untuk mencegah terjadinya kebutaan permanen.
“Kehadiran baksos ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang mungkin memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mata, khususnya operasi katarak,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Rusi Sartono, yang juga terlibat aktif sebagai panitia pelaksana, menjelaskan bahwa kegiatan operasi katarak gratis ini akan dipusatkan di Puskesmas Air Gegas.
Pemilihan lokasi ini didasarkan pada pertimbangan strategis dan kemudahan akses bagi masyarakat dari berbagai penjuru wilayah Bangka Selatan.
Puskesmas Air Gegas dinilai memiliki fasilitas yang memadai untuk pelaksanaan operasi katarak skala menengah, serta didukung oleh tenaga kesehatan yang kompeten.
“Kami sangat gembira dapat memfasilitasi kegiatan bakti sosial operasi katarak gratis ini di Puskesmas Air Gegas. Lokasi ini cukup sentral dan mudah dijangkau oleh masyarakat dari berbagai kecamatan di Bangka Selatan. Kami berharap, dengan kemudahan akses ini, semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat memanfaatkan kesempatan emas ini,” ujar Rusi Sartono.
Lebih lanjut, politisi Partai Gerindra yang akrap disapa Bang Rusi ini menginformasikan bahwa pendaftaran untuk menjadi peserta baksos operasi katarak gratis ini telah resmi dibuka dan dapat dilakukan langsung di Puskesmas Air Gegas.
Pihak panitia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bangka Selatan yang mengalami keluhan penglihatan akibat katarak untuk segera mendaftarkan diri.
Mengingat kuota peserta yang terbatas, masyarakat diimbau untuk tidak menunda pendaftaran agar tidak ketinggalan kesempatan berharga ini.
“Pendaftaran untuk peserta operasi katarak gratis sudah bisa dilakukan saat ini di Puskesmas Air Gegas. Kami sangat mengharapkan partisipasi aktif dari masyarakat yang memiliki indikasi katarak. Jangan ragu untuk datang dan mendaftar. Kuota yang tersedia terbatas, jadi pastikan Anda tidak melewatkan kesempatan ini untuk mendapatkan penglihatan yang lebih baik,” tegas Rusi.
Kegiatan baksos operasi katarak gratis yang diinisiasi oleh AMCF ini merupakan wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam mengatasi masalah kebutaan yang dapat menurunkan kualitas hidup.
Diharapkan, dengan adanya kegiatan ini, angka penderita katarak yang tidak tertangani di Kabupaten Bangka Selatan dapat berkurang secara signifikan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mata dan melakukan pemeriksaan rutin.
Katarak merupakan salah satu penyebab utama kebutaan yang sebenarnya dapat dicegah dan diobati. Melalui baksos ini, diharapkan masyarakat semakin teredukasi mengenai gejala katarak dan pentingnya penanganan sejak dini.
Persiapan yang matang terus dilakukan oleh tim AMCF, dr. Edwin Bayu Saputra, tim survei, serta panitia pelaksana dari Kabupaten Bangka Selatan.
Koordinasi dengan pihak Puskesmas Airgegas juga terus diintensifkan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan operasi pada tanggal 3 Mei 2025 mendatang.
“Diharapkan, kegiatan baksos operasi katarak gratis ini dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Bangka Selatan yang membutuhkan,” pungkas Rusi. (Suf)




