Pemkot Pangkalpinang

Tinjau Pasar Pagi, Wawako Pangkalpinang Soroti Lantai Licin dan Fasilitas Rusak

PANGKALPINANG, MEDIAQU.id – Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, mengungkapkan sejumlah fasilitas di Pasar Pagi Pangkalpinang membutuhkan pembenahan serius berdasarkan hasil peninjauan langsung di lapangan.

Dessy menyampaikan, kondisi fisik pasar saat ini belum sepenuhnya menunjang kenyamanan dan keselamatan pedagang maupun pengunjung. Beberapa titik bahkan dinilai berpotensi membahayakan apabila tidak segera ditangani.

“Saat kami turun langsung, terlihat ada beberapa fasilitas yang perlu segera dibenahi,” kata Dessy saat kegiatan gotong royong, sekaligus penataan kawasan Pasar Pagi, Jumat (31/1/2026).

Salah satu yang menjadi perhatian adalah lantai dua bangunan pasar yang hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal. Minimnya aktivitas di area tersebut dinilai membuat fungsi bangunan tidak berjalan maksimal.

Selain itu, fasilitas pendukung seperti musala dan tempat wudu juga masuk dalam daftar evaluasi. Menurut Dessy, keberadaan fasilitas ibadah yang layak sangat penting bagi aktivitas pasar yang berlangsung hampir sepanjang hari.

Baca juga  Pesan Lusje Pada Bulanan DWP Pangkalpinang

Tak hanya itu, area penjualan ikan turut menjadi sorotan. Kondisi lantai yang rusak dan licin dinilai membahayakan baik bagi pedagang maupun pembeli.

“Keramik di area ikan sudah banyak yang rusak sehingga menjadi licin. Ini tentu berisiko dan harus segera diperbaiki,” ujarnya.

Dessy menegaskan, seluruh temuan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan masuk dalam perencanaan penataan pasar ke depan. Pemerintah Kota Pangkalpinang berkomitmen melakukan pembenahan secara bertahap agar pasar tradisional dapat menjadi lebih aman, bersih, dan nyaman.

Ia berharap, penataan fasilitas pasar nantinya dapat meningkatkan aktivitas perdagangan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang berbelanja di pasar tradisional. (Suf)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!