Pelayanan Spesialis Kulit dan Kelamin Segera Hadir di RSUD Kriopanting Basel

PANGKALPINANG, MEDIAQU.id — BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang melakukan visitasi ke RSUD Kriopanting, Rabu (4/3/2026), terkait rencana penambahan pelayanan dokter spesialis kulit dan kelamin.
Visitasi tersebut dihadiri perwakilan BPJS Kesehatan Pangkalpinang, Fiky Randian, bersama jajaran manajemen rumah sakit. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan verifikasi fasilitas kesehatan sebelum layanan baru dapat diaktifkan dan melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Direktur RSUD Kriopanting, Himawan Setianto, S.Far., Apt., mengatakan penambahan layanan ini merupakan upaya rumah sakit dalam meningkatkan kualitas serta cakupan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus melengkapi layanan spesialis di RSUD Kriopanting. Dengan adanya dokter spesialis kulit dan kelamin, masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan,” ujar Himawan kepada Mediaqu.id.
Menurutnya, kebutuhan layanan spesialis kulit dan kelamin cukup tinggi. Hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah pasien dengan keluhan penyakit kulit, alergi, hingga infeksi menular seksual yang membutuhkan penanganan dokter spesialis.
Dalam visitasi tersebut, tim BPJS Kesehatan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesiapan sarana dan prasarana, ruang pelayanan, kelengkapan alat medis, serta dokumen administrasi pendukung kerja sama.
Himawan menjelaskan, pihak rumah sakit telah menyiapkan dokter spesialis yang kompeten, ruang praktik representatif, serta sistem pelayanan yang terintegrasi dengan mekanisme klaim BPJS Kesehatan.
Ia berharap, setelah proses evaluasi ini rampung, kerja sama layanan spesialis kulit dan kelamin dapat segera disetujui sehingga bisa langsung dimanfaatkan oleh peserta JKN di Pangkalpinang dan sekitarnya.
Dengan penambahan tersebut, RSUD Kriopanting ditargetkan semakin memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan yang memberikan layanan lengkap dan berkualitas bagi masyarakat.
“Harapan kami layanan ini segera aktif agar akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan semakin mudah dan cepat,” katanya. (Suf)




