Selain itu, Pemkab Bangka Selatan juga menerapkan program jam belajar malam. Program ini diharapkan dapat mencegah anak-anak keluar rumah pada malam hari tanpa pengawasan orang tua atau guru.
“Langkah ini diharapkan dapat menekan aktivitas negatif yang sering dilakukan remaja di luar rumah pada waktu yang tidak seharusnya,” jelas Sumindar.
Pemkab Bangka Selatan juga mengimbau orang tua untuk tidak membiarkan anak-anak mereka keluar rumah tanpa pengawasan yang ketat.
Sumindar menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak, karena masa remaja adalah fase perkembangan emosional yang rentan terhadap pengaruh negatif.
“Kami juga meminta orang tua agar memperkenalkan nilai-nilai agama kepada anak-anak, sebagai bekal moral dalam menghadapi tantangan era digital yang serba bebas,” tambahnya.
Dengan berbagai langkah preventif ini, Pemkab Bangka Selatan berharap dapat menekan angka kenakalan remaja di wilayah tersebut.
Program-program yang melibatkan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan orang tua ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan remaja yang sehat dan berakhlak baik. (*)



