10.908 Pelajar Kunjungi Museum Timah Indonesia Pangkalpinang

Pengalaman serupa juga dirasakan oleh Siti Nizhomi, siswa SDITA At Tauhid, yang mendapatkan banyak pengetahuan baru tentang alat-alat penambangan dan proses penambangan timah.
“Banyak hal baru yang saya lihat, ada replika alat-alat penambangan timah. Saya jadi semakin paham tentang sejarah timah dan bagaimana proses penambangan dilakukan di darat dan laut,” ujar Siti.
Khaira Wilda Kirana, salah satu siswa yang juga berkunjung ke museum, mengaku sangat antusias dengan berbagai koleksi yang dipamerkan.
“Saya excited sekali, karena bisa melihat langsung balok timah dan alat-alat lainnya. Kalau biasanya kami hanya bisa lihat di buku, sekarang bisa lihat langsung, jadi lebih mudah dipahami,” ungkap Khaira dengan penuh semangat.
Museum Timah Indonesia Pangkalpinang tidak hanya menyajikan koleksi bersejarah, tetapi juga menawarkan tur edukatif yang disesuaikan dengan tingkat pendidikan peserta. Mulai dari siswa TK hingga SMA, mereka diajak untuk memahami lebih dalam sejarah eksplorasi dan eksploitasi timah sejak zaman kolonial hingga era modern.
Fasilitas yang ada di museum, seperti instalasi interaktif dan teknologi visual melalui studio mini, membuat pengalaman belajar menjadi lebih menarik. Hal ini memudahkan para pelajar untuk memahami proses penambangan dan pengolahan timah dengan cara yang menyenangkan dan informatif.
Kunjungan rutin dari para pelajar ini menunjukkan betapa pentingnya Museum Timah Indonesia Pangkalpinang sebagai sarana edukasi yang mendukung pembelajaran di sekolah, sekaligus menjadi tempat untuk mengenal lebih dekat salah satu kekayaan alam Indonesia, yaitu timah. (*)
Sumber : Timah.com




