BANGKA SELATAN – Tujuan salat paling tinggi, penghambaan pada Allah SWT. Di antaranya mensyukuri nikmat yang telah dianugerahkan. Allah tidak akan mengazab suatu kampung, jika penduduknya bertakwa pada Allah SWT.
Itu diungkapkan Supriadi, Guru SD Muhammadiyah Toboali saat Ceramah memperingati Isra Miraj yang digelar Kodim 0432/Basel di Makodim setempat, Selasa pagi (11/2/2025).
“Shalat adalah tiang agama. Jika shalat kita baik, maka kehidupan kita juga akan lebih baik,” kata Supriadi.
Guru terbaik SD Muhammadiyah Toboali yang aktif berinteraksi dengan jamaah ketika ceramah itu menganjurkan, agar menyempatkan berzikir selepas salat lima waktu.
Bacaannya Alhamdulillahilladzi An Amana Bini’matil Imani Wal Islam, artinya: Segala puji bagi Allah yang telah memberikan nikmat besar kepada kita, berupa nikmat iman dan Islam.
“Mari amalkan setelah salat lima waktu. Siapa yang mengamalkan zikir doa tersebut, insyaallah meninggal dalam keadaan husnul khotimah,” pesannya
Sementara Dandim 0432/Basel Letkol Arh Sebmy Setiawan, menyampaikan terima kasih atas partisipasi seluruh anggota dan keluarga besar Kodim dalam kegiatan tersebut.
Ia menekankan pentingnya peringatan Isra Miraj sebagai momentum untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Kita jadikan peringatan ini sebagai refleksi diri dalam meningkatkan ibadah, terutama shalat lima waktu yang menjadi perintah utama dalam Isra Miraj,” ujarnya.
Dia berharap kegiatan ini bisa menjadi pengingat bagi seluruh personel Kodim 0432/Basel agar selalu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari serta meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.
“Kami ingin seluruh prajurit tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan spiritual yang baik,” tuturnya.
Kegiatan peringatan Isra Miraj ini berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan doa bersama. (Suf)



