Pangkalpinang

BI Babel Bungkam, Dana Rp2,1 Triliun Pemprov Babel Bikin Heboh!

PANGKALPINANG — Polemik soal dana mengendap milik pemerintah daerah kembali mencuat. Kali ini, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) jadi sorotan setelah muncul data yang menyebutkan Pemprov Babel memiliki simpanan hingga Rp2,1 triliun di bank.

Masalahnya, angka fantastis itu dibantah keras oleh pihak Pemprov Babel. Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Babel, M. Haris, mengaku kaget dan menegaskan bahwa dana kas daerah yang tersimpan di bank saat ini hanya sekitar Rp200 miliar.

“Dana kita paling tinggi di bank hanya Rp200 miliar. Itu dana pendapatan bulanan, baik di giro maupun deposito,” ujar Haris, Selasa (21/10/2025).

Menurut Haris, tidak pernah ada laporan atau pemberitahuan resmi dari BI Babel soal adanya dana mengendap sebesar Rp2,1 triliun seperti yang disebutkan dalam paparan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini.

Data yang disampaikan Purbaya, dikutip dari laporan BI per 15 Oktober 2025, menempatkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di urutan ke-13 dari 15 daerah dengan simpanan terbesar. Total dana pemda yang “mengendap” di perbankan disebut mencapai Rp234 triliun per September 2025.

Baca juga  Desa Perlang Adakan Festival Danau Pading 2

Namun, klaim tersebut justru memantik reaksi keras dari berbagai kepala daerah. Tak hanya Babel, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution juga membantah adanya dana parkir daerah sebesar itu.

Di sisi lain, pihak BI Babel memilih bungkam. Ruli, perwakilan Humas BI Babel, belum memberikan tanggapan resmi ketika dimintai konfirmasi oleh redaksi.

“Belum bisa komentar, saya sedang cuti,” singkat Ruli melalui pesan singkat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan dari BI Babel terkait perbedaan mencolok antara data yang dirilis pusat dengan kondisi riil keuangan daerah versi Pemprov Babel.

Ketertutupan ini menambah daftar panjang pertanyaan publik soal transparansi data keuangan daerah di tubuh BI, terutama setelah sejumlah pemerintah daerah secara terbuka menolak tudingan bahwa mereka “memarkir” dana rakyat di perbankan.

Berikut data BI per 15 Oktober 2025, berikut 15 pemda dengan simpanan tertinggi di perbankan per September 2025 yang dilansir dari CNN Indonesia :

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!