Life style

Kisah Sukses Warkop 4.20 Toboali, Dari Hobi Ngopi hingga Raup Omzet Rp20 Juta per Bulan

Kunci kesuksesannya terletak pada konsistensi dan kualitas. Edo memastikan setiap sajian kopi dibuat dengan teknik seduhan yang tepat, menggunakan biji robusta pilihan dari lokal Bangka. Ia juga aktif berinteraksi dengan pelanggan untuk memastikan kepuasan mereka.

Lebih dari Sekadar “Cuan”

Bagi Edo, Warkop 4.20 bukan hanya tentang keuntungan finansial. Ia berkomitmen menciptakan ruang sosial bagi anak muda Toboali untuk bertukar ide, bahkan menggelar acara musik kecil-kecilan.

“Saya ingin warung ini jadi wadah kreatif, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang sulit,” tuturnya.

Keberhasilan Edo membuktikan bahwa hobi bisa diubah menjadi sumber penghidupan. Menurut data Dinas Koperasi dan UMKM Bangka Selatan, usaha mikro seperti Warkop 4.20 berkontribusi signifikan dalam menekan angka pengangguran di daerah tersebut.

Baca juga  Implementasi Pendidikan Nasionalis Religius di SMP Muhammadiyah Toboali

Pesan untuk Pemula

Edo berpesan kepada generasi muda yang ingin memulai usaha.Dengan semangat pantang menyerah, Edo berharap Warkop 4.20 akan terus berkembang menjadi merek kopi lokal yang dikenal hingga luar daerah.

“Jangan takut bermimpi. Dari hobi ngopi saja, kita bisa hidup asalkan ada kemauan, konsisten, dan tentu saja, kopi yang enak!,” tutupnya. (Suf)

 

 

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!