Tak hanya menjadi kawasan konservasi, Hutan Kota Mentok juga dimanfaatkan sebagai ruang edukasi lingkungan bagi masyarakat dan pelajar. PT Timah menyediakan jalur interpretatif dan papan informasi edukatif yang memudahkan pengunjung mempelajari keanekaragaman hayati secara langsung.
Perusahaan juga rutin melakukan perawatan kawasan, termasuk penanaman pohon endemik baru, pengendalian spesies invasif, serta pemantauan berkala terhadap flora dan fauna yang ada.
“Menjaga lingkungan bukan hanya soal tanggung jawab, tapi juga investasi jangka panjang untuk generasi mendatang,” ujar Anggi.
Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi PT Timah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah operasionalnya. Dengan menjaga ekosistem setempat, perusahaan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi semakin meningkat.
Hutan Kota Mentok menjadi bukti nyata bahwa pelestarian alam dapat berjalan beriringan dengan aktivitas perusahaan, sekaligus memberikan manfaat ekologis dan edukatif bagi masyarakat sekitar. (*)
Sumber : www.timah.com



