PT Timah Dukung Pelestarian Pantai Batu Tunggal Lewat Bantuan Alat Kebersihan

Foto : Timah.com

BANGKA – Keindahan Pantai Batu Tunggal di Desa Rambak, Kabupaten Bangka, kini tak hanya menjadi daya tarik wisatawan lokal, tapi juga simbol kerja sama antara masyarakat dan PT Timah Tbk dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian kawasan ini, PT Timah menyerahkan bantuan alat kebersihan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Rambak. Bantuan tersebut meliputi tempat sampah, sapu, dan berbagai peralatan kebersihan lainnya yang dibutuhkan dalam pengelolaan pantai.

Langkah ini menjadi dorongan penting bagi masyarakat yang sejak awal mengelola kawasan pantai secara swadaya. Dalam satu bulan terakhir, warga setempat membuka akses jalan secara gotong royong dan mulai menyediakan fasilitas umum seperti saung serta kamar bilas untuk kenyamanan para pengunjung.

“Kami sangat berterima kasih kepada PT Timah yang telah membantu kami menjaga kebersihan pantai. Dulu kami mengurus semuanya sendiri. Tapi sekarang dengan adanya bantuan ini, semangat masyarakat semakin tinggi,” kata Ali, Kepala Lingkungan Desa Rambak.

Ali menegaskan bahwa partisipasi PT Timah menjadi bukti nyata kepedulian perusahaan terhadap pengembangan potensi wisata lokal. Ia pun berharap kawasan ini tetap menjadi milik dan dikelola oleh masyarakat desa, bukan pihak luar.

Baca juga  PT Timah Gelar Gelar Edukasi Lingkungan Hidup Bersama Kader Adiwiyata

Hal senada disampaikan Hasan, Wakil Ketua Pokdarwis Desa Rambak. Menurutnya, kehadiran Pantai Batu Tunggal telah memberikan efek ekonomi langsung bagi warga.

“Sejak pantai ini dibuka, banyak warga yang mulai berdagang. Pengunjung makin ramai, apalagi di akhir pekan. Memang saat ini kami masih kewalahan menghadapi lonjakan sampah, tapi dengan bantuan ini, kami jadi lebih siap,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kontribusi PT Timah dalam mendukung upaya penghijauan kawasan pantai. “Bukan hanya sekali ini saja PT Timah bantu kami. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut karena kami tahu manfaatnya langsung,” imbuh Hasan.

Pantai Batu Tunggal yang dulunya sepi, kini mulai dikenal luas. Bahkan pada akhir pekan terakhir, antrean panjang kendaraan tampak di gerbang masuk kawasan pantai. Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung, pengawasan dilakukan oleh Babinsa dan aparat Kamtibmas selama 24 jam.

Dengan keindahan alam yang masih alami dan dukungan masyarakat yang aktif, Pantai Batu Tunggal memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan di Bangka. Terlebih jika pengelolaan dilakukan berkelanjutan dan tetap berpihak pada masyarakat lokal. (*)

Sumber : www.timah.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *