Dari DPRD ke Kontestasi Pilkada, Ramadian Jendol Tak Pernah Menyerah

Sesuai aturan, ia pun mengundurkan diri dari kursi DPRD. Namun, pasangan Mulkan–Ramadian harus menghadapi kekalahan menyakitkan dari kotak kosong. Momen itu sempat menjadi titik henti sementara dalam langkah politik Ramadian.
Meski demikian, ia tak tinggal diam. Dalam dinamika politik yang terus bergerak, Ramadian memilih hijrah ke Partai Golkar, keputusan yang diambil karena keyakinannya terhadap kepemimpinan dan arah perjuangan partai berlambang pohon beringin tersebut.
“Golkar adalah partai besar dengan kepemimpinan yang solid dan visi kuat untuk pembangunan daerah. Ini rumah baru yang memberi semangat baru,” ujar Ramadian.
Kini, ia kembali tampil dalam kontestasi politik sebagai calon wakil kepala daerah mendampingi Rato Rusdiyanto, kader muda potensial dari Partai NasDem.
Keduanya maju dalam Pilkada ulang Agustus mendatang untuk masa bakti 2025–2030, membawa semangat perubahan dan tekad untuk mewujudkan Bangka yang lebih maju dan sejahtera.
Ramadian membuktikan bahwa jatuh bukan akhir dari segalanya. Dengan tekad yang tak padam, ia kembali bangkit untuk memperjuangkan aspirasi rakyat. (Suf)




