Gubernur Babel Laporkan Dugaan Hilangnya 46 Alkes RSUP Soekarno ke Aparat Penegak Hukum

Gubernur juga menyoroti rendahnya empati dan kualitas pelayanan yang diberikan rumah sakit. Ia menuntut perubahan sikap dan pola kerja seluruh pegawai, mulai dari manajemen hingga petugas keamanan.
“Berhenti jadi birokrat cuek. Bantu rakyat dengan hati, bukan sekadar kewajiban. Mulai hari ini, saya ingin lihat perubahan nyata. Kalau manajemennya rusak, kita ganti. Saya tidak main-main,” tegasnya.
Usai memimpin apel, Hidayat langsung meninjau beberapa fasilitas rumah sakit didampingi Kadinkes Babel dan Plt Direktur RSUP Soekarno.
Pemerintah provinsi disebut akan mengambil langkah tegas melalui evaluasi besar-besaran, termasuk kemungkinan pencopotan pejabat rumah sakit yang terlibat atau lalai.
“RSUP Soekarno adalah wajah pelayanan kesehatan Babel. Dan wajah itu sedang rusak. Ini saatnya kita bersihkan,” tutup Hidayat. (Suf)




