Jalan Gelap, Ekonomi Lesu, Warga Jagokan Prof Udin-Cece Jadi Harapan Baru Pangkalpinang

PANGKALPINANG – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin dan Cece Dessy Ayutrisna, kian mencuri perhatian publik.
Dukungan mulai menguat, terutama dari warga Kacang Pedang yang menilai Pangkalpinang butuh pemimpin cerdas dan berani membawa perubahan.
Zaldi, warga setempat, menyebut Pilkada ulang 2025 ini sebagai momen bersejarah karena masyarakat sebelumnya memilih kotak kosong, bentuk nyata dari kekecewaan terhadap kepemimpinan lama.
“Kita sudah jenuh dengan janji. Pilkada kemarin rakyat bicara lewat kotak kosong. Sekarang muncul Prof Udin dan Bu Cece yang menurut saya punya kapasitas membawa perubahan,” tegasnya, Selasa (29/7/2025).
Menurut Zaldi, program-program unggulan paslon nomor urut 3 seperti berobat gratis dan sekolah gratis sangat relevan dengan kebutuhan rakyat kecil yang selama ini seolah diabaikan.
“Jalan rusak, gelap, bantuan sosial tak merata, itu semua bukti kita butuh arah baru. Dan Prof Udin datang dengan visi yang meyakinkan,” imbuhnya.
Kritik keras juga datang dari warga lainnya, Indo, yang menyoroti ketimpangan antara pejabat dan masyarakat. Namun, katanya, Prof Udin justru tampil beda.
“Biasanya pejabat pintar itu jauh dari rakyat. Tapi Prof Udin ini merakyat, tidak sok elitis. Kita jadi percaya beliau tulus,” ucap Indo.
Indra alias Tukil bahkan menuding tak ada kemajuan berarti selama bertahun-tahun terakhir di Pangkalpinang. Ia menilai Prof Udin adalah solusi dari stagnasi tersebut.
“Profesor itu tidak hanya pintar ngomong, tapi paham masalah dari akar. Selama ini kita cuma dikasih janji, padahal jalan gelap, ekonomi lesu, dan rakyat makin susah. Cukup! Kita butuh pemimpin baru,” tegasnya.
Pasangan Prof Udin–Cece Dessy diusung oleh PDI Perjuangan. Mereka terus menggencarkan kampanye langsung ke masyarakat, menjemput aspirasi warga yang sudah bosan dengan kondisi Pangkalpinang yang itu-itu saja.
“Masyarakat sekarang makin cerdas. Bukan hanya lihat partai, tapi siapa pemimpinnya dan apa yang bisa dia kerjakan. Dan Prof Udin jawabannya,” tutup Zaldi.(****)




