Pangkalpinang

Antrean Solar di SPBU Jalan Baru Pangkalpinang, Warga Keluhkan Pengerit

PANGKALPINANG – Pemandangan memilukan kembali terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Baru, Pangkalpinang. Senin pagi (28/7/2025), antrean kendaraan, didominasi truk dan minibus, mengular tak berkesudahan, bahkan hingga melumpuhkan sebagian ruas jalan.

Sorotan utama tertuju pada dugaan praktik “pengeritan” atau penimbunan BBM solar yang semakin merajalela, melibatkan penggunaan tangki modifikasi yang seolah tak tersentuh hukum.

Pantauan tim di lapangan memperlihatkan, deretan truk memenuhi kanan dan kiri jalan hingga puluhan meter.

Kondisi ini bukan hanya menciptakan kemacetan parah, tetapi juga secara langsung memblokir akses masuk ke sejumlah tempat usaha milik masyarakat di sekitar SPBU.

Baca juga  17 Ventilator RSUP Babel Raib, Pengawasan Inspektorat Dipertanyakan 

Ironisnya, aktivitas bisnis warga terhenti, sementara para terduga “pengerit” leluasa menjalankan aksinya.

“Sudah dari subuh begini, Bang. Kami ini mau kerja, cari nafkah, tapi susah mau ngisi solar. Antreannya panjang sekali, makan waktu berjam-jam,” keluh seorang sopir truk yang sudah terparkir hampir satu jam.

Nada kekesalannya makin tinggi saat menunjuk deretan mobil lain.

“Itu lihat, mobil-mobil pengerit, tangkinya dimodif biar bisa ngangkut banyak. Mereka cuma cari untung pribadi, kami yang butuh jadi korban,” ujarnya.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!