Pajak Babel Baru 40 Persen, Gubernur Minta Petugas Turun ke Desa
Selain pemerataan petugas, Hidayat juga menekankan pentingnya sosialisasi yang menyeluruh kepada masyarakat tentang hak dan kewajiban perpajakan, termasuk informasi tentang sanksi dan manfaat membayar pajak.
“Bayar pajak itu bukan sekadar kewajiban, tapi juga cara menghalalkan penghasilan kita. Kalau masyarakat paham, mereka akan lebih tenang dan tidak merasa diperas,” ujarnya.
Gubernur juga menyampaikan bahwa fokus utama Pemprov Babel saat ini adalah mengoptimalkan pendapatan daerah, bukan terburu-buru merespons isu nasional seperti tarif impor.
“Kita jangan berpikir terlalu jauh dulu. Lebih penting sekarang memastikan sembako cukup, pendidikan dan kesehatan masyarakat berjalan baik. Pajak ini salah satu fondasinya,” pungkasnya.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah provinsi akan lebih aktif mendorong pemungutan pajak yang adil dan merata hingga ke pelosok desa, demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*)




