Janji Prof Udin di Air Itam Kesehatan Tak Cukup di Atas Kertas, Siap Tambal Celah BPJS

PANGKALPINANG – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang nomor urut 3, Prof Saparudin dan Dessy Ayutrisna, kembali melanjutkan kampanye dialogis dengan warga. Kali ini, mereka menyambangi Kelurahan Air Itam, Kecamatan Bukitintan, Sabtu (2/8/2025).

Kampanye yang dihadiri ratusan warga itu juga diikuti sejumlah tokoh partai politik pendukung. Hadir di antaranya mantan Wakil Wali Kota Pangkalpinang dua periode, Muhammad Sopian, Ketua DPD Partai Garuda Babel Andy Pratama, Ketua DPD Partai Demokrat Babel Ir. Rudi Kadarisman, dan Ketua DPW PKB Babel M. Tanwin. Beberapa anggota DPRD serta pengurus partai turut hadir memberi dukungan.

Dalam sambutannya, Prof Udin menyoroti langsung keluhan warga terkait sistem jaminan kesehatan yang belum sepenuhnya berpihak kepada masyarakat. Keluhan itu disampaikan oleh seorang ibu rumah tangga yang mengaku kesulitan mendapatkan obat karena tidak ditanggung oleh BPJS.

Bacaan Lainnya

“Obat yang benar-benar kami butuhkan, justru tidak masuk dalam tanggungan BPJS. Harganya mahal dan ini jadi beban berat bagi kami,” ujar warga dalam sesi dialog.

Menanggapi hal itu, Prof Udin menegaskan bahwa sistem jaminan kesehatan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ia menyatakan siap mendorong kebijakan daerah untuk mengisi kekosongan yang tidak ditanggung BPJS.

Baca juga  Prof. Udin Blusukan di Gerunggang, Atlet Binaraga Titip Harapan Soal Masa Depan

“Jaminan kesehatan jangan hanya bagus di atas kertas. Kami siap mendorong adanya kebijakan daerah yang bisa bantu masyarakat jika BPJS tak menanggung sepenuhnya,” kata Prof Udin disambut tepuk tangan warga.

Tak hanya soal kesehatan, isu pemberdayaan perempuan juga mencuat dalam forum tersebut. Salah satunya disampaikan oleh Ibu Berlian, perwakilan majelis taklim setempat, yang menyoroti minimnya perhatian pemerintah terhadap para janda.

“Selama ini program pemerintah banyak untuk anak yatim, tapi janda yang juga berjuang membesarkan anak-anak belum banyak disentuh. Kami ingin ada program khusus,” ungkapnya.

Menjawab aspirasi itu, Cece Dessy Ayutrisna menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan, terutama janda produktif, akan menjadi bagian penting dari program kerjanya.

“Janda tidak hanya menjadi penerima bantuan pasif. Kami ingin mereka bisa berdaya melalui pelatihan keterampilan dan dukungan kelompok usaha,” jelas Cece.

Paslon Prof Udin dan Cece menegaskan, seluruh kebijakan yang akan mereka susun akan berbasis pada kebutuhan riil warga, bukan sekadar janji kampanye.

“Kalau terpilih, kami pastikan suara rakyat seperti hari ini, akan menjadi kompas kami dalam memimpin Pangkalpinang,” tutup Prof Udin. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *