PT Timah Tbk

Dukung Apresiasi Karya, PT Timah Gelar Sosialisasi MediaMIND untuk Mahasiswa dan Jurnalis

Ia mengungkapkan, produksi timah PT Timah mengalami tren penurunan sejak 2021. Hingga Juni 2025, produksi baru mencapai sekitar 6 ribu ton. Meski demikian, PT Timah tetap menjadi pemegang izin usaha pertambangan (IUP) terbesar di Bangka Belitung dan Kepulauan Riau.

“Dukungan terhadap PT Timah penting karena pendapatan perusahaan turut dikembalikan ke negara,” tegasnya.

PT Timah juga menegaskan komitmennya pada aspek lingkungan melalui kegiatan reklamasi darat dan laut. Sejak 2015 hingga Juni 2025, perusahaan telah mereklamasi sekitar 3.000 hektare lahan. Secara kumulatif sejak 1992, reklamasi yang dilakukan mencapai 16 ribu hektare.

Baca juga  PT Timah Tbk Komitmen Mendukung Aspirasi Serikat Pekerja

Selain reklamasi darat, PT Timah juga melakukan reklamasi laut dengan menenggelamkan ribuan unit terumbu karang buatan.

Di sisi lain, perusahaan terus melaksanakan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) atau CSR. Sektor pendidikan dan keagamaan menjadi salah satu fokus utama.

“Beberapa sektor seperti pendidikan dan keagamaan menjadi fokus CSR PT Timah,” pungkas Anggi. (Suf)

 

 

 

 

 

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!