Pemkot Pangkalpinang Ubah Sampah Jadi Energi, TPS3R Hadir di Seluruh Kecamatan

Kepala Bapperida Kota Pangkalpinang, Yan Rizana.

Saat ini, pemerintah kota sedang dalam tahap pembahasan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna merealisasikan proyek pengelolaan sampah tersebut. 

Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Pangkalpinang, Yan Rizana kepada Mediaqu.id, Kamis (23/10/2025).

Menurut Yan Rizana, Bapperida berperan sebagai koordinator dalam perencanaan pembangunan, termasuk dalam penanganan sampah di Kota Pangkalpinang. 

Bacaan Lainnya

Dalam waktu dekat, pemerintah berencana memperluas pengelolaan sampah dengan membangun Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di setiap kecamatan. 

Langkah ini diharapkan dapat melibatkan kelompok masyarakat secara aktif dalam pemilahan sampah di tingkat wilayah.

“Ke depan, setiap kecamatan akan punya TPS3R, dan masyarakat akan dilibatkan dalam proses pemilahan sampah. Indikator keberhasilannya adalah sampah kota yang sudah terpilah, sehingga sampah yang masuk ke TPA tinggal sekitar 30 persen,” jelas Yan Rizana. 

Baca juga  Budi Utama Tekankan Evaluasi Berkala dan Kolaborasi Lintas Sektoral Tingkatkan PAD

Ia menjelaskan, upaya tersebut merupakan langkah konkret pemerintah untuk menekan volume sampah yang dibuang ke TPA, sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan.

Proyek pembangunan fasilitas pengelolaan sampah menjadi energi terbarukan di TPA Ketapang ditargetkan mulai operasional dalam satu tahun ke depan, dengan masa pembangunan selama enam bulan.

“Pemerintah berharap, kerja sama dengan sektor swasta dan partisipasi aktif masyarakat dapat menjadi solusi berkelanjutan atas persoalan sampah di Pangkalpinang, sekaligus menciptakan energi terbarukan yang bermanfaat bagi kota,” pungkas Yan Rizana.

Sebelumnya, Selasa (29/7/2015), Pemerintah Kota Pangkalpinang menjalin kerja sama dengan PT Ikonik Sinergi Persada untuk membangun fasilitas pengelolaan sampah menjadi energi terbarukan di TPA Ketapang.

Sejumlah upaya juga sudah dilakukan Pemkot untuk mendukung proyek ini. Mulai dari pengajuan hibah alat berat ke Pemprov DKI Jakarta, hingga komunikasi dengan perusahaan besar seperti produsen Indomie dan Kepala AP terkait program CSR. (Suf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *