PANGKALPINANG — PT TIMAH Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pertimahan nasional. Salah satu langkah konkret yang kini dilakukan adalah mempercepat proses pembayaran kepada mitra usaha upaya penting yang bertujuan menjaga kelancaran produksi, memperkuat rantai pasok, dan membangun hubungan kemitraan yang lebih sehat dan saling menguntungkan.
Langkah ini menjadi bentuk respons positif perusahaan terhadap berbagai masukan dan aspirasi dari para mitra, sekaligus wujud nyata dari komitmen PT TIMAH Tbk untuk terus mendengarkan, menindaklanjuti, dan menghadirkan solusi yang berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.
Corporate Secretary PT TIMAH Tbk, Rendi Kurniawan menegaskan bahwa perusahaan terus melakukan pembenahan internal, terutama dalam sistem administrasi dan mekanisme pembayaran.
“PT TIMAH Tbk terus melakukan perbaikan dan sosialisasi kepada mitra usaha terkait mekanisme pembayaran. Hal ini penting untuk memastikan kelancaran operasional mitra, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujar Rendi.
Untuk mempercepat proses administrasi, PT TIMAH Tbk telah mengimplementasikan sistem digitalisasi pembayaran yang terintegrasi. Perusahaan bahkan melakukan simulasi dan sosialisasi ulang kepada para mitra agar mekanisme penagihan dan pembayaran berjalan lebih cepat dan minim kendala.
“Kami kembali menekankan pentingnya ketepatan waktu penagihan, penggunaan aplikasi pembayaran, serta kelengkapan dokumen administratif. Semua ini untuk mempercepat proses pembayaran,” jelas Rendi.
Tak hanya itu, PT TIMAH Tbk juga meningkatkan fasilitas di Gudang Bahan Timah (GBT) atau stasiun pengumpul dengan menyediakan ruang administrasi berfasilitas komputer dan internet. Fasilitas ini membantu mitra dalam melakukan penginputan data dan penagihan secara online di lokasi, sehingga proses bisa berjalan lebih efisien.
“Seluruh proses dilakukan secara online dan terintegrasi. Kami juga meminta mitra menyiapkan tim administrasi di area GBT, dan perusahaan akan memberikan pendampingan langsung. Ini butuh kerja sama dan komitmen bersama,” tambah Rendi.
Melalui langkah-langkah tersebut, PT TIMAH Tbk berharap proses pembayaran kepada mitra dapat berlangsung lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Hal ini juga sejalan dengan penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang menjadi fondasi utama operasional perusahaan.
Rendi menegaskan, mitra usaha memiliki peran vital dalam mendukung rantai pasok dan keberlanjutan operasional perusahaan. Karena itu, kepastian dan ketepatan waktu pembayaran menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan dan memperkuat kolaborasi di sektor pertimahan.
Selain percepatan pembayaran, PT TIMAH Tbk juga tengah melakukan transformasi digital secara menyeluruh dalam sistem administrasi dan proses bisnisnya. Upaya ini menjadi bagian dari strategi besar perusahaan untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat integritas, dan memastikan tata kelola yang bersih dan profesional.
“Kami ingin memastikan setiap proses berjalan transparan, efisien, dan memberi nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Rendi. (*)
Sumber : www.timah.com



