Rp2,1 Triliun Sempat Jadi Sorotan, Gubernur Babel : Itu Hanya Kesalahan Administrasi
PANGKALPINANG, MEDIAQU.id — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, akhirnya angkat bicara soal polemik dana mengendap senilai Rp2,1 triliun milik Pemerintah Provinsi Babel. Ia menegaskan, persoalan tersebut sudah diselesaikan dan tidak ada dana yang hilang.
“Dapat saya sampaikan, ini hanya kesalahan administrasi saja. Semuanya sudah clear, tidak ada uang yang hilang,” ujar Hidayat Arsani kepada wartawan, Rabu, (29/10/2025).
Menurut Hidayat, masalah tersebut telah diselesaikan secara internal antara Bank Indonesia (BI) dan Bank Sumsel Babel. Pemerintah provinsi, kata dia, memilih menuntaskan persoalan ini dengan kepala dingin demi menjaga hubungan baik antarlembaga.
Terkait laporan Pemprov Babel ke Polda Babel terhadap Bank Sumsel Babel, Gubernur memastikan laporan itu sudah dicabut. Ia menyebut langkah tersebut diambil agar semua pihak dapat kembali fokus pada pembangunan daerah.
“Kami tidak ingin memperpanjang polemik. Semangat kami adalah saling memaafkan dan bekerja sama demi pembangunan Bangka Belitung yang lebih baik, sejalan dengan Asta Cita Presiden,” tuturnya.
Hidayat juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan kejadian ini sebagai pembelajaran dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah.
“Yang penting sekarang adalah memperbaiki sistem agar kejadian seperti ini tidak terulang,” katanya.
Ia berharap masyarakat tidak lagi terjebak dalam isu yang menimbulkan kebingungan. Pemerintah, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan lembaga keuangan untuk memastikan pengelolaan dana publik berjalan transparan dan akuntabel. (Suf)




