Program P4GN Babel Diperkuat, Pemda Kampung Rawan Narkotika Akan Terima Penghargaan Gubernur

Sementara itu, Kepala BNNP Bangka Belitung Brigjen Eko Kristianto menegaskan bahwa penanganan narkotika tidak bisa dilakukan satu pihak saja. Menurutnya, seluruh lini masyarakat, mulai dari pemerintah hingga tingkat RT/RW, harus terlibat aktif.

“Kita butuh strategi komprehensif. Tidak cukup hanya penindakan, tetapi juga pencegahan dan pemulihan. Karena itu, kami mengembangkan inovasi baru berupa rehabilitasi berbasis religi,” jelas Brigjen Eko.

Program rehabilitasi religi tersebut membekali klien dengan pembinaan keagamaan selama 10 hari. Mereka diwajibkan mengikuti salat lima waktu, tahajud, kajian keagamaan, dan sejumlah kegiatan spiritual lain untuk memperkuat kedisiplinan dan mental.

Baca juga  Akhir Juni 2023 Rencana Peresmian Gedung Layanan Perpustakaan Pangkalpinang

“Tujuannya membentuk kembali karakter dan perilaku mereka. Kita ingin mereka pulih secara mental dan spiritual,” kata Eko.

Selain BNN, dukungan juga datang dari Polda Babel. Melalui Wadir Ditresnarkoba Babel, kepolisian memastikan ikut berpartisipasi dalam agenda sarasehan dan program pencegahan lainnya.

Polda berharap koordinasi antara BNN, Pemda dan kepolisian dapat semakin solid, sehingga langkah pemberantasan narkotika berjalan lebih efektif dan menyentuh masyarakat di tingkat bawah. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *