“Pemberdayaan koperasi ini sejalan dengan program nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Koperasi harus mampu menjalankan usaha skala besar dan menjadi pilar penggerak ekonomi rakyat,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ari Primajaya menilai kehadiran kantor layanan tersebut sebagai terobosan penting dalam memangkas birokrasi kemitraan.
“Proses administrasi, verifikasi, hingga pembinaan pra-kemitraan kini bisa dilakukan di satu tempat. Ini meningkatkan efisiensi dan mempercepat kesiapan koperasi untuk masuk ke dunia usaha pertambangan,” katanya.
Ketua Koperasi Merah Putih Mantung, Kecamatan Belinyu, Sony Ropianto, mengaku terbantu dengan hadirnya kantor layanan ini, khususnya dalam pengurusan perubahan KBLI untuk usaha penambangan.
Hal senada disampaikan Ketua Koperasi Merah Putih Desa Rias, Kecamatan Toboali, Iman Qolbi, yang menyebut layanan terpadu ini memudahkan akses informasi kemitraan. (*)
Sumber: www.timah.com



