Workshop PAPPRI Balikpapan Tanamkan Cinta Musik Tradisional Sejak Dini
Kenalkan Sampeq ke Pelajar SD-SMP

“Setelah ini, anak-anak bisa diarahkan untuk tampil di panggung-panggung besar, seperti perayaan Hari Jadi Kota Balikpapan atau peringatan HUT Kemerdekaan RI,” jelasnya.
Workshop ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidang seni musik, yakni Angkasa Irwnasyah dan Yayan Fretles. Keduanya membekali peserta dengan materi pengenalan alat musik tradisional hingga teknik dasar bermain musik secara langsung.
Sementara itu, Ketua Panitia Musik Workshop PAPPR, Sarjono, menyampaikan bahwa antusiasme peserta menjadi semangat tersendiri bagi penyelenggara untuk terus menghadirkan kegiatan edukasi budaya.

“Harapannya, kegiatan seperti ini bisa menjadi program berkesinambungan dan masuk ke dalam pendidikan karakter anak-anak melalui seni dan budaya,” ujarnya.
Melalui workshop ini, PAPPRI Balikpapan berharap musik tradisional tidak hanya dipelajari sebagai warisan masa lalu, tetapi juga tumbuh menjadi identitas kebanggaan generasi muda di masa depan.
Acara kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dibawakan secara khidmat dengan iringan alunan musik Sampeq. Perpaduan lagu kebangsaan dan alat musik tradisional tersebut menghadirkan suasana haru sekaligus menjadi simbol kuat sinergi antara nasionalisme dan pelestarian budaya daerah. (Suf)




