PANGKALPINANG, MEDIAQU.id — Pemberian menu tekwan sebagai salah satu hidangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah dasar (SD) tetap memperhatikan aspek kalori dan kandungan gizi. Hal tersebut disampaikan Asisten Lapangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) PGI Selindung Gabek, Kota Pangkalpinang, Amira.
Ia menjelaskan, tekwan mengandung sumber karbohidrat yang cukup karena berbahan dasar tepung tapioka. Selain itu, hidangan khas tersebut juga dilengkapi dengan kondimen lain seperti mi yang turut berkontribusi sebagai sumber karbohidrat pengganti nasi.
“Untuk menu tekwan itu ada betulnya, Pak. Namun pemberian menu tekwan tetap mempertimbangkan jumlah kalori dan nutrisinya,” ujar Amira kepada Mediaqu.id, Selasa (20/1/2026).
Ia menegaskan, pemenuhan kebutuhan karbohidrat dalam satu kali makan tidak harus selalu berasal dari nasi. Beragam bahan pangan lain dapat dijadikan sumber karbohidrat selama kandungan gizinya sesuai dengan kebutuhan anak.
“Tekwan menggunakan tepung tapioka yang merupakan salah satu sumber karbohidrat. Ditambah lagi ada mi, sehingga secara gizi sudah mencukupi sebagai pengganti nasi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Amira menyebutkan bahwa penyajian menu tekwan pada Kamis (15/1/2026) juga bertujuan memberikan variasi menu agar siswa tidak merasa bosan. Pasalnya, pada hari-hari lainnya menu MBG didominasi oleh nasi.
Ia memastikan seluruh menu yang disajikan telah melalui proses perencanaan dan perhitungan gizi agar tetap seimbang serta mendukung kebutuhan tumbuh kembang anak.
“Ini juga sebagai variasi menu supaya anak-anak tidak bosan, karena di hari lain sudah diberikan nasi. Selain mempertimbangkan gizi dan variasi, pemeberian menu tekwan juga ditujukan untuk mengangkat makanan lokal dan mendukung nelayan lokal,” tambahnya.
Terkait komposisi menu, Amira mengungkapkan bahwa tekwan yang disajikan menggunakan ikan tenggiri sebagai sumber protein hewani utama. Selain itu, susu juga diberikan sebagai tambahan asupan protein.
“Untuk tekwannya menggunakan ikan tenggiri sebagai protein hewani. Kami juga menambahkan susu sebagai tambahan protein,” katanya.
Menu tersebut juga dilengkapi dengan sayuran dan buah sebagai sumber serat dan vitamin, di antaranya bengkoang, timun, jamur kuping, serta buah semangka.
“Jadi dalam satu ompreng sudah terdapat karbohidrat, protein, lemak, serta serat dan vitamin. Kandungan gizinya sudah lengkap dan seimbang,” pungkas Amira. (Suf)



