Haru di Bulan Ramadan, Guru Ngaji dan Marbot Masjid di Pemali Terima Bantuan PT Timah
BANGKA — Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan PT TIMAH (Persero) Tbk untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, salah satunya dengan menyalurkan bantuan bagi guru ngaji dan marbot masjid di Kabupaten Bangka.
Bantuan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas peran penting mereka dalam membina umat serta menjaga rumah ibadah.
Dalam kegiatan Safari Ramadan yang digelar di Pemali, PT Timah menyerahkan bantuan kepada Eeng, guru ngaji di Desa Pemali, serta Usman, marbot Masjid Al Mustaqin Desa Pemali.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT Timah Restu Widiyantoro bersama jajaran direksi dalam kegiatan Safari Ramadan di Asrama Pemali, Selasa (24/2/2026).
Bantuan ini diberikan sebagai penghargaan atas dedikasi guru ngaji yang konsisten membimbing generasi muda dalam belajar Al-Qur’an, serta peran marbot yang menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat.
Perwakilan manajemen PT Timah menyampaikan, Ramadan merupakan momentum tepat untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya mereka yang memiliki kontribusi besar dalam kehidupan sosial dan spiritual umat.
Eeng mengaku terharu atas perhatian yang diberikan PT Timah, terlebih bantuan tersebut diserahkan pada bulan Ramadan.
“Saya merasa terharu atas kepedulian PT Timah yang telah memberikan bantuan kepada guru ngaji. Terima kasih PT Timah,” ujarnya.
Eeng diketahui telah puluhan tahun mengajar mengaji di Desa Pemali, tidak hanya bagi anak-anak tetapi juga membina majelis taklim.
Sementara itu, Usman yang telah menjadi marbot Masjid Al Mustaqin sejak 2013 juga menyampaikan rasa syukurnya.
“Suka duka jadi marbot banyak, apalagi kadang ada pencurian. Tapi semua dijalani dengan senang. Terima kasih PT Timah yang sudah peduli, semoga juga bisa membantu masjid kami,” katanya.
Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat serta menjadi penyemangat bagi para guru ngaji dan marbot dalam menjalankan peran mereka di tengah masyarakat. (*)
Sumber : www.timah.com




