BANGKA SELATAN, MEDIAQU.ID – Untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat, Kepolisian Resor Bangka Selatan (Polres Basel) gencar melakukan patroli ke sejumlah titik keramaian, pusat perbelanjaan, hingga tempat usaha warga.
Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan dan antisipasi terhadap aktivitas geng motor maupun aksi premanisme yang meresahkan warga. Patroli ini dilaksanakan setiap hari oleh personel Polres Basel bersama jajaran Polsek di wilayah hukum masing-masing.
“Patroli ini kami tingkatkan, terutama di tempat-tempat yang menjadi pusat aktivitas masyarakat seperti pasar, pertokoan, kafe, dan pusat usaha lainnya. Kami ingin masyarakat merasa aman saat beraktivitas maupun saat beristirahat,” kata Kasi Humas Polres Basel Iptu GJ Budi, mewakili Kapolres Basel AKBP Agus Arif Wijayanto, Sabtu malam (11/5/2025).
Menurut Budi, kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan semata untuk penindakan, melainkan juga untuk membangun kepercayaan dan memberikan rasa tenang. Dalam setiap patroli, petugas juga menyempatkan berdialog dengan pelaku usaha maupun pengunjung tempat umum.
“Kami ingin menjalin komunikasi langsung, menerima keluhan warga, dan sekaligus memberikan imbauan agar bersama menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.
Budi menegaskan, masyarakat juga bisa berperan aktif menjaga situasi kondusif dengan segera melaporkan hal-hal mencurigakan.
“Silakan hubungi call center 110 jika melihat aktivitas yang mengganggu ketertiban umum. Kami siap menindaklanjuti laporan masyarakat kapan pun,” ujarnya.
Dengan patroli yang konsisten, Polres Basel berharap kehadiran polisi dapat menjadi bentuk perlindungan nyata bagi masyarakat dari segala bentuk gangguan kamtibmas, termasuk geng motor yang belakangan marak di beberapa wilayah.
“Kami ingin setiap warga merasa aman dan terlindungi. Patroli ini akan terus kami lakukan secara berkala dan menyeluruh,” kata Budi.
Langkah ini disambut positif oleh warga. Bet (42), seorang pedagang di Pasar Toboali, mengaku lebih tenang berjualan sejak rutin melihat patroli polisi.
“Dulu sempat ada anak-anak muda nongkrong sampai malam, kadang bikin takut. Tapi sekarang sudah jarang. Terima kasih buat polisi yang sering keliling,” ungkapnya. (Suf)




