Bangka Belitung

Manajer Bangka Jaya Line Apresiasi DPRD Babel

“Jangan sampai di rapat kita sepakat semua, tapi di lapangan tidak berjalan. Ini yang harus kita kawal bersama,” tegasnya.

Dalam audiensi tersebut, juga dibahas teknis pelayanan di SPBU, termasuk durasi pengisian BBM yang disebut bisa diselesaikan dalam waktu sekitar 1 hingga 4 jam.

Namun, pihaknya akan terus memantau agar realisasi di lapangan sesuai dengan yang disampaikan.

Selain itu, muncul pula pembahasan terkait penggunaan surat jalan sebagai salah satu syarat pengisian BBM.

Eko menyebut, dokumen tersebut dapat menjadi bukti autentik tujuan distribusi, terutama bagi kendaraan pengangkut logistik.

“Kalau memang diperlukan, surat jalan bisa jadi solusi. Tapi harus diatur dengan baik agar tidak menimbulkan antrean panjang atau bahkan keributan di SPBU,” katanya.

Baca juga  Babel Half Marathon Pecah Rekor Antusiasme, Kota Diserbu Pelari dari Berbagai Daerah

Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah kendaraan yang mengalami kendala barcode cukup banyak.

Dari data yang dilaporkan, sekitar 20 armada telah mendapat persetujuan, namun total kendaraan yang terdampak diperkirakan mencapai lebih dari 100 unit.

“Masih banyak kendaraan yang terblokir, termasuk mobil kecil. Harapannya ke depan tidak ada lagi pemblokiran mendadak tanpa pembaruan sistem,” ungkapnya.

Terkait kuota BBM, saat ini sopir hanya mendapatkan sekitar 60 liter per hari. Jumlah tersebut dinilai masih terbatas untuk kebutuhan distribusi jarak jauh.

Dengan adanya hasil audiensi ini, para sopir berharap seluruh kesepakatan dapat segera direalisasikan sehingga aktivitas distribusi logistik kembali lancar tanpa hambatan. (Suf)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!