Sampah Liar di Jalan Baru Kampak Terus Bergeser, DLH Pangkalpinang Minta Warga Sadar
Kondisi ini menunjukkan bahwa penanganan sampah tidak cukup hanya mengandalkan kegiatan pembersihan, tetapi juga perlu diiringi perubahan perilaku masyarakat.
“Memang ini salah satu titik sampah liar di Kota Pangkalpinang. Ini merupakan kedua kalinya dalam setahun ini. Memang sampahnya bergeser makin maju. Setelah kita bersihkan, dia makin maju,” ujarnya.
Karena itu, Fahrizal mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan tidak menjadikan ruas jalan maupun lahan terbuka sebagai tempat pembuangan sampah.
Ia menegaskan, DLH akan terus berupaya menjalankan kegiatan kebersihan sekaligus memberikan pelayanan persampahan bagi masyarakat Kota Pangkalpinang.
Menurutnya, keberhasilan menjaga kebersihan kota membutuhkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat.
Tanpa kesadaran warga, sampah liar berpotensi terus muncul meskipun petugas telah melakukan pembersihan berulang kali.
“Kami tidak bosan-bosan untuk selalu turun. Mudah-mudahan kita terus berjalan untuk Pangkalpinang, sekaligus terus melayani persampahan untuk Kota Pangkalpinang,” kata Fahrizal.
“Melalui program Jumat Asri, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan ikut mencegah munculnya kembali titik pembuangan sampah liar di wilayah Pangkalpinang,” tuturnya. (Suf)




