Resmikan Kampus BBIS Polman Babel, Hidayat Arsani Salurkan Beasiswa Pendidikan Rp221 Juta
Kerja sama ini mencakup penyusunan dan peninjauan kurikulum berbasis kebutuhan industri perikanan budidaya, pertukaran tenaga pengajar, penelitian bersama, serta fasilitasi magang dan praktik kerja lapangan. Kedua pihak juga akan menyelaraskan kompetensi lulusan dengan standar kebutuhan industri.
Gubernur Hidayat Arsani meminta fasilitas BBIS tidak sekadar menjadi bangunan penunjang kegiatan akademik, tetapi berkembang menjadi pusat riset terapan dan inovasi bagi daerah.
“Jangan hanya menjadi gedung biasa. Kampus BBIS ini harus menjadi pusat riset terapan dan tempat anak-anak kita berinovasi untuk daerah,” kata Hidayat.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan fasilitas dan bantuan pendidikan secara optimal untuk meningkatkan kemampuan serta daya saing dalam menghadapi dunia kerja.
Direktur Polman Babel I Made Andik Setiawan menyatakan pengelolaan BBIS merupakan amanah yang akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Menurut dia, fasilitas tersebut diharapkan mendukung pembelajaran sekaligus menghasilkan penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat dan sektor perikanan di Bangka Belitung.
“ Kami berkomitmen menjadikannya pusat inovasi riset terapan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta sektor perikanan Bangka Belitung,” ujarnya.
Peresmian BBIS dan kerja sama penyelarasan kurikulum ini diharapkan memperkuat pendidikan vokasi berbasis kebutuhan industri.
Dengan demikian, lulusan Polman Babel diharapkan memiliki keterampilan yang relevan, mampu memasuki pasar kerja, dan berkontribusi terhadap pengembangan sektor perikanan serta perekonomian daerah. (*)



