Headline

“Tour Tangkap Kuyank” Sambangi Pangkalpinang, Trailer Perdana Siap Bikin Merinding

PANGKALPINANG – Para pecinta film di Bangka Belitung bakal mendapat pengalaman istimewa. DHF Entertainment akan menggelar Tour Tangkap Kuyank di Kota Pangkalpinang pada 22 Agustus 2025, sebuah rangkaian promosi film horor terbaru yang akan mengangkat mitos dan kisah menyeramkan yang begitu dekat dengan masyarakat Nusantara.

Acara ini terbatas hanya untuk 20 orang terpilih, khususnya sinefil, jurnalis, serta pegiat media sosial yang aktif membicarakan dunia perfilman. Peserta akan berkesempatan menjadi yang pertama menyaksikan trailer resmi “Kuyank” secara offline, sekaligus berdiskusi langsung bersama produser, sutradara, hingga penulis skenario film.

Johansyah Jumberan, penulis skenario “Kuyank”, mengungkapkan bahwa film ini lahir dari riset panjang mengenai folklore dan kisah-kisah mistis yang hidup di tengah masyarakat. Menurutnya, kehadiran Tour Tangkap bukan sekadar promosi, tetapi juga ruang dialog antara sineas dan penonton.

“Cerita Kuyank kami tulis dengan berangkat dari mitos yang sudah akrab di telinga masyarakat. Namun kami tidak hanya menampilkan sisi seramnya, melainkan juga bagaimana mitos itu berkaitan dengan kehidupan sosial dan budaya,” ujar Johansyah kepada Mediaqu.id, Selasa (19/8/2025).

Baca juga  Saluran Air Jebol, 230 Hektare Sawah di Desa Serdang Mulai Kekeringan

Ia menambahkan, salah satu keunikan film ini adalah upaya menghadirkan semesta horor bernama Saranjana Universe.

“Jadi, film Kuyank bukan berdiri sendiri, melainkan bagian dari universe yang lebih besar. Di dalamnya ada benang merah cerita yang menghubungkan berbagai mitos urban di Nusantara,” katanya.

Johansyah juga berharap kehadiran Tour Tangkap di Pangkalpinang dapat memberikan pengalaman berbeda bagi para penonton.

“Kami ingin penonton merasa dilibatkan sejak awal, bukan hanya menunggu saat filmnya rilis di bioskop. Dengan cara ini, penonton bisa ikut merasakan atmosfer misteri dan diskusi kreatif yang terjadi di balik layar,” tuturnya.

Selain menonton trailer dan ngobrol santai bersama tim produksi, peserta terpilih akan mendapat konsumsi gratis. Lokasi dan waktu acara akan diinformasikan secara khusus kepada mereka yang berhasil mendaftar melalui nomor kontak panitia.

“Film ini bukan hanya hiburan, tapi juga refleksi tentang bagaimana mitos bisa membentuk cara pandang masyarakat. Kami ingin menghadirkannya dengan cara yang segar dan tetap menghormati akar budaya,” pungkas Johansyah. (Suf)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!