Sejarah Hari Hepatitis Sedunia yang Diperingati 28 Juli

HARI Hepatitis Sedunia diperingati pada 28 Juli setiap tahunnya. Hari peringatan ini jadi momentum penting untuk mengedukasi dan meningkatkan kesadaran publik akan bahaya penyakit yang menyerang organ hati tersebut.

Hari Hepatitis Sedunia 2023 akan diperingati dengan tema “One Life, One Liver”. Tema ini menekankan betapa pentingnya organ hati bagi tubuh manusia sehingga harus dijaga sedemikian rupa.

Peringatan Hari Hepatitis Sedunia juga dilakukan untuk mempercepat langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan pencegahan, diagnosis, serta pengobatan. Hal ini pun bermuara pada satu tujuan, yaitu dunia bebas penyakit hepatitis pada 2030 mendatang.

Berdasarkan informasi dari laman Pan American Health Organization, Hari Hepatitis Sedunia ditetapkan oleh WHO pada sidang ke-63 World Health Assembly (WHA) yang digelar 2010 silam. Sejak saat itulah seluruh dunia mulai bekerja sama untuk melawan hepatitis yang tergolong sebagai penyakit silent killer.

Dilansir dalam situs WHO, pemilihan 28 Juli sebagai tanggal peringatan Hari Hepatitis Sedunia juga tak lepas dari sang penemu penyakit tersebut. Sebab, 28 Juli merupakan tanggal lahir Dr. Baruch Blumberg, ilmuwan peraih Nobel sekaligus penemu virus hepatitis B. Ia juga yang telah mengembangkan tes untuk mendiagnosa hepatitis sekaligus menciptakan vaksinnya.

Hepatitis sendiri merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh virus dan dapat menyerang siapa saja. Dari lima jenis hepatitis (A-E), hepatitis B dan C dianggap yang paling membahayakan, apalagi kebanyakan kasusnya memiliki gejala awal yang tidak terlalu signifikan. Gejalanya baru benar-benar terlihat dan terdeteksi saat penyakitnya sudah mulai parah.

Sayangnya masih banyak masyarakat yang tidak menyadari hal ini dan belum paham dengan bahayanya. Akibatnya, banyak orang yang belum bisa melakukan pencegahan, bahkan lambat mendapatkan penanganan yang tepat hingga berujung kematian.

Menurut WHO, ada lebih dari satu juta kasus kematian di dunia setiap tahunnya yang berkaitan dengan penyakit hepatitis. Padahal, hepatitis termasuk penyakit yang bisa dicegah penularannya dengan vaksin, bahkan ada perawatan khususnya agar gejalanya tidak memburuk. Itulah kenapa peringatan Hari Hepatitis Sedunia penting untuk dilakukan. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *