Cipta Karya DPUPR Basel Libatkan Bappeda dan Inspektorat Dalam Program Ini

Kepala Bidang Cipta Karya, Yudi Siswanto

BANGKA SELATAN – Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bangka Selatan melibatkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Inspektorat setempat dalam melakukan program pembangunan jamban gratis untuk keluarga miskin.

“Dalam kegiatan ini kita melibatkan Bappeda dan inspektorat kabupaten Bangka Selatan atau APIP sebagai lembaga untuk mereviu data usulan yang akan kita ajukan,” ujar Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Bangka Selatan, Yudi Siswanto kepada Mediaqu, Senin (11/3/24).

Menurut Yudi, berkat kolaborasi yang baik antar kedua OPD tersebut semua proses administrasi usulan berjalan dengan lancar bebas hambatan.

Bacaan Lainnya

“Semoga ke depan kolaborasi seperti ini terus digerakkan untuk menjemput program-program yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat untuk kita bawa ke daerah guna meringankan beban APBD,” tuturnya.

Selain itu, Cipta Karya DPUPR Bangka Selatan juga sudah melakukan Ke BPPW Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk berkoordinasi dan kolaborasi. Bahwa setidaknya ada 7 program dari pemerintah pusat yang sejalan dengan arah pembangunan di Bumi Junjung Besaoh.

Baca juga  Hj. Rosida Berpulang ke Rahmatullah, Pengururs KOPRI Basel Sambang Duka

Yaitu Pengolahan Lumpur Tinja, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu dengan zona landifill, Penyelenggaraan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle, ⁠Inpres SR Air Minum, Ruang Terbuka Publik, Inpres Air Limbah Domesik, dan Infrastruktur Berbasis Masyarakat.

“Dan alhamdullilah sudah ada 2 program yang kita boyong ke Bangka Selatan yaitu kegiatan inpres air minum yang tahap usulan dan inpres air limbah domestik yang saat ini verifikasi lapangan,” jelasnya.

Lalu ifrastruktur berbasis masyarakat berupa Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat, atau dikenal dengan sebutan PAMSIMAS dalam tahapan terakhir menunggu SK Dirjen turun, dan pengembangan infrastruktur sosial wilayah atau PISEW yang telah lulus verifikasi dan menunggu penanda tanganan dari pusat.

“Intinya adalah Cipta Karya Bangka Selatan akan terus berkoordinasi secara intens dengan pihak Balai Prasarana Permukiman Wilayah dalam rangka jemput bola program-program yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat untuk kita bawa ke daerah kita,” pungkas Yudi. (Suf)


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *