
“Tindakan bullying tidak hanya melukai fisik, tetapi juga dapat meninggalkan dampak psikologis yang mendalam pada korban,” ungkapnya.
Respon siswa terlihat positif selama sesi diskusi, di mana mereka tampak antusias dan aktif berpartisipasi.
Diharapkan, kegiatan ini dapat melahirkan pelopor keselamatan berlalu lintas serta menjaga situasi Kamtibmas yang aman di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Ipda GJ Budi menekankan bahwa kegiatan sosialisasi seperti ini perlu dilakukan secara rutin. “Kami berharap bisa membantu mencegah kenakalan remaja dan meningkatkan keselamatan di jalan raya,” tuturnya.
Dengan komitmen Polsek Airgegas untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat, diharapkan juga tercipta situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum mereka.
“Ini adalah langkah penting dalam membangun generasi muda yang sadar hukum dan bertanggung jawab dalam bertindak,” tutupnya. (Suf)




