Resmikan Pondok Pesantren Al-Istiqomah dan Luncurkan Program Masuk Napi Keluar Santri
PANGKALPINANG – Lapas Kelas IIA Pangkalpinang kembali menorehkan langkah positif dengan meresmikan Pondok Pesantren Al-Istiqomah dan meluncurkan program inovatif “Masuk Napi Keluar Santri” pada Selasa (15/10/2024). Acara ini juga dimeriahkan dengan pengukuhan para guru mengaji dan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan beberapa stakeholder penting di Pangkalpinang.
Dalam sambutannya, Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Lapas Pangkalpinang. Ia menekankan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pembinaan warga binaan melalui pendekatan spiritual yang kuat. Menurutnya, kehadiran Pondok Pesantren Al-Istiqomah di dalam lapas menunjukkan bahwa lembaga pemasyarakatan bukan hanya sekadar tempat penegakan hukum, tetapi juga pusat pembinaan moral dan keagamaan yang komprehensif.
“Kami sangat mengapresiasi program ini sebagai tanggung jawab bersama dalam membina warga binaan agar kembali ke masyarakat dengan bekal agama yang kuat. Ini adalah contoh nyata peran lapas dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujar Budi Utama.
Salah satu momen penting dalam acara ini adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Lapas Pangkalpinang, Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, dan Pondok Pesantren Azamtu Pangkalpinang. Kerja sama ini bertujuan untuk mendukung berbagai program pembinaan di lapas, khususnya yang berfokus pada pendidikan agama dan peningkatan keterampilan bagi warga binaan.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan para warga binaan dapat memperoleh pembinaan agama yang lebih mendalam dan terarah, yang akan membantu mereka memperbaiki diri selama menjalani masa hukuman dan ketika nantinya kembali ke masyarakat.




