HeadlineNasional

Iwan Prahara Bantah Tuduhan Kecurangan dalam Pilkada Babel

“Jangan-jangan surat suara tidak sah itu justru milik Hidayat-Heliyana,” imbuhnya dengan nada sarkastik.

Iwan juga menilai tuduhan ini mencederai kerja keras saksi-saksi dari pasangan Erzaldi-Yuri sendiri.

“Saksi mereka ada di setiap TPS, menyatukan setiap surat suara yang diperlihatkan petugas. Tuduhan ini seperti mencibir usaha mereka sendiri,” katanya.

Selain itu, Iwan menegaskan dan membantah adanya praktik politik uang yang ditujukan kepada pasangannya.

“Pak Hidayat sangat anti terhadap suap-menyuap. Beliau ingin menang dengan cara yang terhormat.” tegas Iwan Prahara.

Baca juga  SD Muhammadiyah Toboali Utus Lima Siswa Ikuti Lomba O2SN

Iwan meminta kubu Erzaldi-Yuri untuk legowo menerima hasil pemilu dan berhenti membangun narasi seolah-olah menjadi pihak yang dizalimi.

“Rakyat sudah jenuh dengan pertikaian elit politik. Mereka ingin gubernur baru yang fokus membangun daerah, tidak terus-terusan terlibat drama politik,” tutupnya.

Kisruh ini mencerminkan tantangan dalam menjaga demokrasi tetap sehat dan transparan. Publik menantikan langkah konkret dari pihak yang melontarkan tuduhan, apakah bisa membuktikan kondisi atau justru harus menghadapi konsekuensi hukum atas tuduhan tak berdasar. (*)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!