UBB dan Polda Babel Perkuat Kolaborasi Akademik

PANGKALPINANG, MEDIAQU.id – Universitas Bangka Belitung (UBB) memperkuat sinergi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Kamis (5/3), di Ruang Betason I Kampus Terpadu Balunijuk, Kabupaten Bangka.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penandatanganan PKS dihadiri Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UBB Devi Valeriani serta Wakil Rektor III Bidang Perencanaan, Sistem Informasi, dan Kerja Sama Hamsani. Hadir pula para pimpinan fakultas di lingkungan UBB serta perwakilan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM).
Sementara dari Polda Babel hadir Kepala Biro SDM Kombes Pol Rimsyahtono, Dirbinmas Kombes Pol Ridwan, Kabidkum Kombes Pol Afner Juwono, Kabidhumas Kombes Pol Agus Sugiyarso, serta Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Babel Kombes Pol Norul Hidayat bersama jajaran.
Devi Valeriani mengatakan kerja sama ini membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara dunia akademik dan institusi kepolisian
Menurut dia, kerja sama tersebut mencakup penyelenggaraan perkuliahan melalui kelas kerja sama untuk program sarjana dan pascasarjana, pembentukan pusat studi kepolisian, hingga pengembangan riset dan kajian ilmiah yang berkaitan dengan isu-isu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Ke depan, mahasiswa juga dapat melakukan penelitian di lingkungan kepolisian. Ini menjadi peluang bagi mahasiswa, khususnya dari program studi hukum maupun ilmu sosial dan politik, untuk mengkaji berbagai isu kepolisian secara akademik,” ujarnya.
Sementara itu, Rimsyahtono menilai kolaborasi antara kepolisian dan kalangan akademisi sangat penting dalam upaya menekan angka kriminalitas.
Ia mencontohkan hasil penelitian yang pernah dilakukan akademisi di sebuah kota pada tahun 1990-an. Saat itu jumlah personel polisi mencapai sekitar 1.000 orang, namun tingkat kejahatan masih tinggi.




