
BOGOR, MEDIAQU.id – Erlangga Football Academy siap menjalani pertandingan terbesar mereka musim ini saat menghadapi RMD pada partai Grand Final Liga TopSkor U13 Greater Jakarta 2026. Laga puncak tersebut akan berlangsung Sabtu (20/6/2026) di Lapangan Nagrak Trisakti, Bogor.
Pertandingan ini menjadi momen penentuan bagi Erlangga setelah melewati perjalanan panjang selama enam bulan kompetisi. Dengan catatan impresif tanpa kekalahan dalam 18 pertandingan, tim muda Erlangga kini bertekad menutup perjuangan musim ini dengan meraih gelar juara.
Pelatih Erlangga Football Academy, Coach Satrio, memastikan persiapan tim sudah dilakukan secara maksimal. Tidak hanya fokus pada strategi permainan, tim pelatih juga memberikan perhatian terhadap kondisi mental para pemain agar dapat tampil tenang dan menikmati pertandingan final.
“Menjelang final kita menguatkan lagi strategi dan game model. Kita percaya anak-anak mampu menunjukkan yang terbaik. Kita juga memberikan motivasi dan membuat anak-anak nyaman agar mereka bisa tampil rileks di final,” ujar Coach Satrio.
Menurutnya, keberhasilan Erlangga mencapai partai puncak bukan hasil yang didapat secara instan. Perjalanan panjang, proses latihan, serta kerja keras para pemain menjadi bagian penting hingga akhirnya mereka berada di laga final.
“Sampai di final adalah buah dari perjuangan panjang enam bulan dan 18 pertandingan yang kita lalui tanpa kekalahan. Besok adalah rintangan terakhir yang harus kita lalui, dan kita yakin kita mampu jadi juara,” kata Coach Satrio.
Menghadapi RMD, Erlangga tidak ingin hanya mengandalkan catatan positif. Tim pelatih tetap menaruh respek terhadap lawan dan telah menyiapkan beberapa penyesuaian strategi untuk menghadapi pertandingan tersebut.
Meski demikian, karakter permainan Erlangga tetap menjadi kekuatan utama. Mereka ingin tetap tampil dengan gaya bermain yang sudah dibangun selama kompetisi, yakni permainan berani, agresif, dan penuh semangat juang.
“Ada sedikit penyesuaian taktik menghadapi lawan, tapi kita tetap ingin anak-anak bermain berani dengan menunjukkan identitas permainan Erlangga yang proaktif, agresif dan pantang menyerah,” jelas Coach Satrio.
Jelang pertandingan final, suasana optimisme terlihat dari skuad Erlangga Football Academy. Dalam foto tim yang dirilis menjelang laga, para pemain muda bersama jajaran pelatih tampak berdiri kompak menggunakan jersey merah kebanggaan Erlangga.
Bagi para pemain, pertandingan final ini bukan hanya tentang mengejar trofi. Laga tersebut menjadi bentuk penghargaan atas proses panjang yang sudah mereka jalani, mulai dari latihan rutin, pertandingan demi pertandingan, hingga dukungan orang tua yang selalu mendampingi perjalanan mereka.
Sebanyak 18 pemain masuk dalam daftar skuad final Erlangga. Dua penjaga gawang Fathan dan Kaindra menjadi bagian dari tim bersama pemain lainnya seperti Kenzie Javas, Alputra, Iqbal, Fawaz, Hafizh, Adnan, Kenzy Zefa, Thoriq, Habil, Haikal, Eza, Fadil, Agil, Rezky, Ezra, dan Khasby.
Sementara pemain yang belum masuk daftar pertandingan tetap diminta hadir untuk memberikan dukungan kepada rekan-rekannya.
Kekompakan seluruh keluarga besar Erlangga menjadi salah satu kekuatan tim dalam menghadapi laga penting tersebut.
Kini, satu pertandingan terakhir menjadi penentu perjalanan Erlangga Football Academy di Liga TopSkor U13 Greater Jakarta 2026.
Dengan modal kerja keras, kebersamaan, dan mental pantang menyerah, Erlangga berharap mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang gelar juara. (Suf)




