PT Timah Tbk

PT Timah Kolaborasi dengan Pemerintah Desa Air Limau Ubah Lahan Bekas Tambang Menjadi Kawasan Perkebunan

BANGKA BARAT – PT Timah terus berupaya untuk tidak hanya mengembalikan fungsi ekologis lahan bekas tambang, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. Salah satu contohnya adalah program reklamasi lahan bekas tambang yang dilakukan perusahaan bersama Pemerintah Desa Air Limau, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

Dalam program ini, PT Timah menggandeng Pemerintah Desa Air Limau untuk mengubah lahan bekas tambang seluas 7,04 hektar menjadi lahan perkebunan sawit yang produktif. Program ini tidak hanya fokus pada pengembalian kondisi tanah, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan perekonomian desa, khususnya dalam hal pendapatan asli desa (APBDes).

Kepala Desa Air Limau, Mexsi Diansah, menjelaskan bahwa lahan yang sebelumnya tidak produktif kini telah disulap menjadi kebun sawit yang siap panen. Tanah yang dulunya terpengaruh aktivitas tambang kini subur kembali berkat penanaman bahan organik dan perawatan yang intensif.

Baca juga  HUT ke-30, PT DAK Anak Usaha PT TIMAH Gelar Donor Darah dan Salurkan Bantuan Sosial

“Lahan seluas 7,04 hektar yang merupakan lahan bekas tambang ini kini telah menjadi lahan hijau yang produktif. Tanaman sawit yang ditanam kini sudah siap panen dan memberikan hasil yang menjanjikan,” ungkap Mexsi.

Keberhasilan ini, lanjutnya, tidak lepas dari dukungan penuh PT Timah dalam hal penyediaan bibit tanaman, pupuk, serta pendampingan dan perawatan yang melibatkan masyarakat sekitar. Melalui kemitraan ini, diharapkan masyarakat Desa Air Limau dapat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar dan meningkatkan kemandirian keuangan desa.

“Dipilihnya sawit sebagai tanaman unggulan di lahan reklamasi ini merupakan keputusan bersama Pemdes, dengan harapan dapat menghasilkan sumber pendapatan yang bernilai tinggi bagi desa. Kami ingin agar Desa Air Limau tidak lagi bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat, melainkan memiliki pendapatan yang bersumber dari potensi lokal,” ujar Mexsi.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!