“Misalnya, setiap rumah tangga yang sebelumnya mendapatkan 3 tabung, kini bisa menerima 4 tabung,” jelasnya.
Erman juga mengungkapkan bahwa kelangkaan Gas LPG 3 kg yang terjadi belakangan ini disebabkan oleh perubahan sistem yang diterapkan oleh pemerintah pusat.
“Perubahan sistem ini mengharuskan pengecer untuk tidak lagi terlibat dalam distribusi dari pangkalan. Ini menjadi salah satu penyebab kelangkaan yang terjadi,” tegasnya.
Meski demikian, Erman menilai peran pengecer dalam rantai distribusi sangat penting.
“Sebenarnya, pengecer yang membeli gas dari pangkalan dan menjualnya kembali ke masyarakat justru membantu memperlancar distribusi. Namun, pemerintah melarang pengecer karena subsidi LPG 3 kg harus tepat sasaran,” pungkasnya. (Najib)
Sumber : (Cmnnews.id)



