PANGKALPINANG, MEDIAQU.ID – Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat layanan pengelolaan sampah rumah tangga menjadi substansi laporan terbanyak yang diterima sepanjang Triwulan I tahun 2025.
Kepala Perwakilan Ombudsman Bangka Belitung, Shulby Yozar Ariadhy, mengungkapkan hal tersebut dalam rapat evaluasi kinerja triwulan yang digelar di Pangkalpinang, Selasa (29/4/2025).
“Persoalan lingkungan hidup, terutama soal pengelolaan sampah rumah tangga, menjadi yang paling banyak dikeluhkan masyarakat,” ujar Yozar dalam keterangannya, Kamis (1/4/2025).
Menurut Yozar, dari total 183 pengaduan masyarakat, sebanyak 21 di antaranya berkaitan langsung dengan tata kelola sampah rumah tangga. Aduan ini tersebar hampir di seluruh kabupaten/kota di wilayah Bangka Belitung.
Permasalahan yang dilaporkan meliputi tidak adanya layanan persampahan yang memadai, minimnya Tempat Penampungan Sementara (TPS) komunal, serta penanganan yang lamban dari instansi terkait.
Hal ini menyebabkan munculnya titik-titik pembuangan sampah liar dan pola masalah yang terus berulang.



