Dukung Nelayan, PT Timah Tenggelamkan 36 Atraktor Cumi di Perairan Buku Limau

“Kalau sebelumnya kami butuh solar banyak untuk menjangkau spot cumi, sekarang lebih hemat. Mudah-mudahan ini berdampak nyata pada penghasilan nelayan,” ujarnya.
Harapan serupa juga disampaikan oleh Sekretaris Desa Buku Limau, Muhammad Agung. Ia menyebut sekitar 90 persen warga desanya menggantungkan hidup dari laut. Karenanya, kehadiran atraktor cumi ini sangat berarti.
“Kami sangat mengapresiasi PT Timah. Program ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat. Jika terus dilanjutkan dan dikembangkan, akan sangat membantu meningkatkan taraf hidup nelayan kami,” tutur Agung.
Langkah PT Timah ini menjadi bukti bahwa pelestarian lingkungan laut bisa selaras dengan penguatan ekonomi lokal. Tidak hanya menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, tapi juga solusi nyata bagi kehidupan masyarakat pesisir. (*)
Sumber: www.timah.com




