Pj Wali Kota Pangkalpinang Soroti Sampah Hingga Tata Kelola Tambang

Ia mengkritik bahwa hal-hal kecil seperti pohon tumbang atau jalan rusak seringkali baru ditangani setelah dirinya turun langsung atau mengeluarkan teguran.
“Saya kadang harus marah dulu baru ditindaklanjuti. Bahkan Pak Sekda pun kadang ikut turun tangan. Ini tidak bisa dibiarkan terus,” ucapnya.
Selain itu, Unu juga menyinggung pengelolaan tambang oleh PT Timah. Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah perlu mendapatkan kejelasan terkait bagi hasil dan manfaat yang diterima masyarakat dari aktivitas penambangan.
“Kita buang 4 juta ton pasir, tapi pembagian hasil belum jelas. PT Timah juga mengelola sendiri. Kami harap ada pembenahan,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Unu mengajak seluruh pihak untuk lebih aktif dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya demi membangun Kota Pangkalpinang yang lebih bersih, tertib, dan sejahtera. (Suf)




