Pemkot Pangkalpinang

Wawako Pangkalpinang dan PT Timah Salurkan 300 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir Rob di Opas Indah

PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama PT Timah Tbk menyalurkan bantuan 300 paket sembako kepada warga yang terdampak banjir rob di Kelurahan Opas Indah, tepatnya di Gang Buntu, Selasa (9/12/2025).

Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud sinergi antara Pemkot Pangkalpinang dan BUMN dalam menangani kondisi darurat akibat banjir rob yang merendam rumah warga hingga setinggi 50 sentimeter.

“Kami sangat mengucapkan terima kasih kepada PT Timah yang sudah peduli kepada masyarakat. Warga kita sangat terbantu dengan adanya kepedulian ini,” kata Dessy saat meninjau langsung kawasan terdampak.

Bantuan yang diberikan meliputi beras, mie instan, minyak goreng, dan gula—bahan kebutuhan pokok yang menjadi prioritas bagi warga yang kesulitan beraktivitas karena rumah mereka terendam air laut.

Dessy menjelaskan, pemerintah tengah meningkatkan koordinasi lintas dinas untuk mencari solusi jangka panjang, termasuk upaya mitigasi di kawasan rawan banjir rob. Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dan membatasi aktivitas di luar rumah selama masa pasang tinggi.

Baca juga  Pemkot Pangkalpinang Angkat 2.758 PPPK Paruh Waktu, Targetkan Lompatan Kinerja Layanan Publik

“Untuk sekolah seperti SD 18 dan SD 4 yang berada dekat wilayah banjir, kami sudah koordinasikan dengan Dinas Pendidikan. Jika diperlukan, kegiatan belajar mengajar dapat ditiadakan sementara, menyesuaikan kondisi lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, Khotaman Barkah, menyampaikan bahwa banjir rob tidak hanya berdampak pada Opas Indah, tetapi juga sejumlah wilayah pesisir lainnya seperti Rawa Bangun dan beberapa titik sekitar Gedung Nasional.

Ia mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada mengingat fenomena pasang air laut diprediksi berlangsung hingga Januari.

“Informasi jadwal kenaikan air dari BPBD akan disampaikan hingga ke tingkat RT agar masyarakat bisa melakukan langkah antisipasi,” kata Khotaman.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa pemantauan akan terus dilakukan untuk memastikan penanganan dampak banjir rob berjalan optimal dan kebutuhan warga dapat segera ditangani. (***)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!