KPS Belum Tuntas, Molen Kembali Tebar Janji Manis Berobat Gratis

Universal Health Coverage (UHC) JKN. Pangkalpinang telah mencapai cakupan kepesertaan JKN di atas 95% (UHC) dan Babel secara provinsi mencatat UHC sebesar 95,50% (Maret 2023). Artinya, hampir seluruh warga sudah terjamin lewat JKN–BPJS Kesehatan.

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG)

Diluncurkan Februari 2025, program ini memungkinkan warga melakukan pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan tensi tanpa biaya.

Hingga 7 Juli 2025, sudah 59.299 warga Babel yang ikut serta. Namun angka itu baru sebagian kecil dari populasi Babel yang mencapai ±1,5 juta jiwa.

Pemerintah Kota Pangkalpinang (era Pj) juga menegaskan, program kesehatan gratis yang berjalan di 2025 berbasis kebijakan nasional, selaras dengan CKG, bukan program kartu daerah (KPS) yang dijanjikan Molen di periode pertama.

Janji Kesehatan Gratis Muncul Lagi

Baca juga  Air Minum VIZ 220 ml Dinyatakan Aman! BPOM Pangkalpinang Ungkap Hasil Uji Komprehensif

Meski rekam jejak KPS dipertanyakan, janji kesehatan gratis kembali disampaikan Molen dalam forum resmi Pilkada Ulang 2025.

Bahkan janji ini ditegaskan dengan bertebaran spanduk janji kampaye Molen-Zeki yang meliputi pendidikan gratis, kesehatan gratis, serta penciptaan 7.000 lapangan kerja.

Warga Kapok Ditipu Slogan

Bagi warga miskin kota, kepastian teknis jauh lebih penting daripada jargon. Maya (34), pekerja toko, mengaku rutin menggunakan BPJS untuk kontrol penyakit hipertensi suaminya.

“Alhamdulillah tertolong BPJS. Tapi KPS yang dulu dibilang ada bantuan sembako dan sekolah gratis, kami tak pernah rasakan.” ungkapnya

Kini, munculnya spanduk “berobat 100% gratis” Molen–Zaki menimbulkan pertanyaan, apakah ini program baru dengan desain anggaran jelas, atau sekadar pengulangan janji lama KPS yang tak kunjung terealisasi? (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *