Pangkalpinang

Prof. Udin Soroti Stagnasi APBD, Janjikan Perjuangan untuk Guru dan Tenaga Kesehatan

Namun, yang paling menyulut tensi adalah kritiknya terhadap pengelolaan keuangan daerah selama lima tahun terakhir.

Menurutnya, seorang wali kota seharusnya mampu menunjukkan kepemimpinan melalui peningkatan APBD.

“Kalau tidak bisa menaikkan APBD, sama saja seperti kepala keluarga yang tak mampu menambah penghasilan. Maka, lebih baik mundur saja,” ucapnya lantang, memicu riuh tepuk tangan sekaligus bisik-bisik di antara penonton.

Debat publik kedua ini menjadi panggung di mana Prof. Udin menunjukkan wajah politiknya: tegas, lugas, dan berani mengangkat isu kesejahteraan.

Baca juga  Tak Hanya Zonasi, Emak-Emak Selindung Juga Keluhkan Harga Sembako ke Prof. Udin

Baginya, guru dan tenaga kesehatan bukan sekadar profesi, melainkan fondasi pembangunan kota.

Dan ketika malam semakin larut, yang tersisa dari debat itu bukan hanya persaingan antar kandidat, melainkan janji bahwa kesejahteraan mereka yang selama ini bekerja dalam senyap akan benar-benar diperjuangkan. (Suf)

 

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!