Bangka Selatan

Tugu Nanas Rp 796 Juta Kebanggaan Bangka Selatan Ditelan Kegelapan

BANGKA SELATAN – Tugu nanas Simpang tiga yang seharusnya menjadi gerbang megah menuju Kompleks Perkantoran Terpadu Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dan jantung kota Toboali kini diselimuti kegelapan yang ironis.

Tugu Nanas, sebuah ikon yang pembangunannya menelan anggaran daerah yang tidak sedikit, tepatnya Rp 796 juta, kini teronggok dalam kondisi memprihatinkan.

Lampu-lampu yang seharusnya menerangi dan memancarkan keindahan tugu berbentuk buah nanas itu mati total selama lima hari terakhir, tanpa ada respons sigap dari pihak pemerintah daerah.

Kondisi gelap gulita ini sontak menuai keluhan pedas dari masyarakat yang melintas. Bagaimana mungkin sebuah proyek yang menelan hampir satu miliar rupiah dibiarkan terbengkalai dalam kegelapan?

Uang rakyat yang seharusnya digunakan untuk membangun infrastruktur yang bermanfaat dan membanggakan, kini seolah sia-sia karena minimnya perawatan dan perhatian.

Baca juga  Bakti Kesehatan Polres Basel Berkomitmen Beri Pelayanan dan Kesejahteraan

“Sekitar lima hari gelap tugu nanas itu. Coba ada lampu, pasti bagus dan terang tugu nanas itu, apalagi masih dalam suasana Idul Fitri,” ujar salah seorang warga dengan nada kecewa kepada Mediaqu.id pada Minggu malam (6/4/2025).

Kekesalan warga ini sangat beralasan. Tugu Nanas, dengan investasi yang begitu besar, seharusnya menjadi daya tarik visual, terutama di malam hari.

Cahaya lampu yang memancar akan mempercantik tugu dan memberikan kesan megah pada pintu gerbang kabupaten.

Lebih lanjut, warga tersebut menyayangkan sikap pemerintah daerah yang terkesan abai. Harapan sederhana warga agar Tugu Nanas kembali terang benderang seolah terbentur tembok ketidakpedulian.

“Pemerintah daerah masa tidak tahu lampu di tugu nanas tidak menyala? Anak-anak kita bisa lihat, ketika kita melintas di malam hari,” ungkapnya dengan nada bertanya-tanya.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!